Sejarah
Istilah
multimedia berawal dari teatre, bukan komputer, pertunjukan yang memanfaatkan
lebih dari satu medium seringkali disebut pertunjukan multimedia. Multimedia
memungkinkan pemakai komputer untuk mendapatkan output dalam bentuk yang lebih
kaya daripada media tabel dan grafik konvensional. Pemakai dapat melihat gambar
3 dimensi, foto video bergerak, animasi dan mendengar suara stereo. Output
multimedia sekarang inikita jumpai dimana-manaantara lain cover majalah, video
game film dll.
Selain itu
pula multimedia digunakan sebagai alat untuk meningkatkan bersaing. Secara umum
multimedia merupakan kombinasi tiga elemen, yaitu suara, gambar dan teks,
definisi lain dari multimedia, yaitu dengan menempatkanya dalam konteks,
seperti yang dilakukan oleh hofstter(2001), multimedia adalah pemanfaatan
komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, gambar bergerak
(video dan animasi).
Pengertian
Multimedia adalah
penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara,
gambar,animasi, audio dan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link)
sehingga pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya dan
berkomunikasi. Multimedia sering digunakan dalam dunia informatika. Selain dari
dunia informatika, Multimedia juga diadopsi oleh dunia game, dan juga untuk
memmbuat website.
Pada
awalnya multimedia hanya mencakup media yang menjadi konsumsi indra penglihatan
(gambar diam, teks, gambar gerak video, dan gambar gerak rekaan/animasi), dan
konsumsi indra pendengaran (suara) dan juga berupa ( berwujud). Dalam
perkembangannya multimedia mencakup juga kinetik (gerak) dan bau yang merupakan
konsumsi indra penciuman. Multimedia mulai memasukkan unsur kinetik sejak
diaplikasikan pada pertunjukan film 3 dimensi yang digabungkan dengan gerakan
pada kursi tempat duduk penonton. Kinetik dan film 3 dimensi
membangkitkan sense realistis.
Disini
dapat digambarkan bahwa multimedia adalah suatu kombinasi data atau media untuk
menyampaikan suatu informasi sehingga informasi itu tersaji dengan lebih
menarik.
Menurut
Beberapa Ahli :
1. Menurut
Najjar (1996) : Multimedia
adalah penyampaian informasi menggunakan gabungan dari teks, grafik, suara,
video, dan animasi.
2. Menurut
Rosch (1996) : Multimedia
adalah kombinasi dari komputer dan video.
3. Menurut
Mc Cormick (1996) : Multimedia
adalah kombinasi tiga elemen, yaitu: suara, gambar, dan teks.
4. Menurut
Turban (2002) : Multimedia
adalah kombinasi dari dua atau lebih media input atau output dari data, di mana
media tersebut dapat berupa audio (suara/musik), animasi, video, teks, grafik,
dan gambar.
5. Menurut
Robin dan Linda (2001) : Multimedia adalah alat yang menciptakan presentasi yang
dinamis dan interaktif yang mengombinasikan teks, grafik, animasi, audio, dan
gambar video.
Jenis
multimedia
1. Multimedia Interaktif : Pengguna dapat mengontrol apa dan
kapan elemen-elemen multimedia akan dikirimkan atau ditampilkan.
2. Multimedia hiperaktif: Multimedia jenis mempunyai
suatu struktur dari elemen-elemen terkait dengan pengguna yang dapat
mengarahkannya. Dapat dikatakan bahwa multimedia jenis ini mempunyai banyak
tautan (link) yang menghubungkan elemen-elemen multimedia yang ada.
3. Multimedia linear: Pengguna hanya menjadi
penonton dan menikmati produk multimedia yang disajikan dari awal hingga akhir.
4 Komponen penting Multimedia :
1. Pertama, harus ada komputer yang
mengkoordinasi apa yang dilihat dan didengar yang berinteraksi dengan kita.
2. Kedua, harus ada link yang
menghubungkan kita dengan informasi.
3. Ketiga, harus ada alat navigasi yang
memandu kita, menjelajah jaringan informasi yang saling terhubung.
4. Keempat, multimedia menyediakan
tempat kepada kita untuk mengumpulkan, memproses dan mengkomunikasikan
informasi dan ide kita sendiri.
Jika salah
satu komponen tidak ada, maka bukan multimedia dalam arti luas namanya.
Misalnya jika tidak ada komputer untuk berinteraksi maka itu namanya media
campuran, bukan multimedia. Jika tidak ada link yang menghadirkan sebuah
struktur dan dimensi, maka namanya rak buku, bukan multimedia. Kalau tidak ada
navigasi yang memungkinkan kita memilih jalannya suatu tindakan maka itu
namanya film, bukan multimedia. Demikian juga jika kita tidak mempunyai ruang
untuk berkreasi dan menyumbangkan ide sendiri, maka namanya televisi, bukan
multimedia. Dari definisi diatas, maka multimedia ada yang online (internet)
dan multimedia yang offline (tradisional).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar